Berita Publikasi

Seleksi PPPK Guru di Kanreg III BKN Hadirkan Transparansi, Hasil Bisa Dipantau Langsung oleh Publik

Share:

Bandung-Kantor Regional III BKN kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan proses seleksi ASN yang transparan dan akuntabel melalui fasilitasi Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Jabatan Fungsional Guru tingkat instansi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 2 April 2026, di Laboratorium CAT BKN Kanreg III BKN dengan diikuti sebanyak 17 peserta, serta tambahan 2 peserta yang mengikuti seleksi di titik lokasi UPSCPKP ASN Serang.

Pelaksanaan seleksi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem rekrutmen ASN yang objektif dan bebas dari praktik kecurangan. Melalui metode Computer Assisted Test (CAT) BKN, seluruh proses seleksi dilakukan secara digital, sehingga hasil ujian dapat langsung diketahui oleh peserta dan bahkan dipantau oleh publik secara real time melalui siaran langsung di kanal Youtube Kanreg 3 BKN Bandung.

Kepala Kantor Regional III BKN, Wahyu, dalam sambutannya menegaskan bahwa sistem CAT BKN telah menjadi standar nasional bahkan diakui secara luas dalam menjamin transparansi seleksi ASN. Ia menyampaikan, “Seleksi ini dilakukan secara transparan dan akuntabel. Tidak ada titipan, tidak ada permainan. Semua tergantung pada kemampuan peserta masing-masing.”

Lebih lanjut, Wahyu juga menjelaskan bahwa sistem CAT memungkinkan pengawasan secara menyeluruh, termasuk pemantauan aktivitas peserta selama ujian serta pengacakan soal secara otomatis. Hal ini memastikan setiap peserta mendapatkan soal yang berbeda, sehingga meminimalisir potensi kecurangan. Selain itu, masyarakat juga dapat menyaksikan langsung perkembangan nilai peserta melalui live scoring, sebagai bentuk keterbukaan informasi publik.

Dari sisi teknis, peserta diberikan waktu 130 menit untuk menyelesaikan seluruh rangkaian tes yang meliputi kompetensi teknis, manajerial, sosial kultural, serta wawancara berbasis sistem. Penilaian dilakukan secara objektif dengan skema yang telah ditentukan, di mana kompetensi teknis menggunakan sistem benar-salah, sementara kompetensi lainnya menggunakan skala penilaian.

Sekretaris Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, M. Samsuri, turut memberikan motivasi kepada para peserta. Ia menyampaikan bahwa peserta yang hadir merupakan individu terpilih yang telah lolos seleksi administrasi dan memiliki peluang besar untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi tahapan lanjutan, termasuk wawancara yang akan menggunakan bahasa Inggris.

Pelaksanaan seleksi ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi peserta, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi publik, khususnya dalam memastikan bahwa proses rekrutmen guru dilakukan secara profesional dan berbasis merit. Dengan sistem yang transparan dan akuntabel, diharapkan akan terpilih calon guru yang kompeten dan mampu berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Melalui kegiatan ini, Kanreg III BKN terus memperkuat perannya sebagai fasilitator seleksi ASN yang kredibel, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik. tes

Hubungi Kami
1