Serang – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh menegaskan bahwa percepatan penerapan manajemen talenta ASN merupakan kunci utama dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kinerja serta pelayanan publik. Penegasan tersebut disampaikan pada kegiatan Peluncuran Implementasi Manajemen Talenta ASN Pemerintah Kota Serang yang dilaksanakan di Ballroom Aston Serang Hotel & Convention Center, Senin (5/1/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri dan didampingi oleh Kepala Kantor Regional III BKN Bandung, Wahyu, S.Kom., M.A.P., bersama jajaran pejabat BKN dan pemerintah daerah. Kehadiran Kanreg III BKN menegaskan peran aktif dalam pengawalan kebijakan nasional manajemen ASN, khususnya di wilayah kerja Jawa Barat dan Banten.

Dalam arahannya, Kepala BKN menyampaikan bahwa pada tahun pertama kepemimpinannya, implementasi manajemen talenta ASN menunjukkan akselerasi yang signifikan. Penerapan manajemen talenta meningkat sebesar 188 persen, dari semula 42 instansi menjadi 121 instansi yang telah memperoleh persetujuan BKN. Hingga 31 Desember 2025, dari total 643 instansi pemerintah, sebanyak 543 instansi pusat dan daerah telah bergerak menerapkan manajemen talenta, dengan 125 instansi telah melakukan ekspos dan 121 instansi di antaranya memperoleh persetujuan BKN.
Kepala BKN menegaskan bahwa capaian tersebut menunjukkan semakin kuatnya komitmen instansi pemerintah dalam menerapkan sistem merit. Menurutnya, seluruh negara maju bertumpu pada meritokrasi, yakni menempatkan pejabat berdasarkan kapasitas, kompetensi, dan prestasi. Oleh karena itu, manajemen talenta menjadi instrumen strategis untuk memastikan pengisian jabatan berjalan objektif, terencana, dan berkelanjutan.
Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala Kanreg III BKN menyampaikan bahwa Kantor Regional III BKN terus melakukan pendampingan intensif kepada instansi pemerintah daerah di wilayah Jawa Barat dan Banten. Pendampingan tersebut meliputi penguatan komitmen Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), coaching clinic, fasilitasi ekspos manajemen talenta, hingga pengawalan pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi melalui mekanisme manajemen talenta.
Berdasarkan data Kanreg III BKN, seluruh instansi di wilayah kerja Jawa Barat dan Banten telah menyampaikan komitmen penerapan manajemen talenta. Hingga saat ini, 19 instansi telah memperoleh rekomendasi manajemen talenta, baik melalui rekomendasi KASN maupun BKN, serta 15 instansi telah melakukan pengisian JPT melalui manajemen talenta. Selain itu, terdapat instansi yang sedang dan akan didampingi secara berkelanjutan untuk memastikan implementasi berjalan sesuai prinsip sistem merit.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BKN juga menyampaikan apresiasi atas langkah Pemerintah Kota Serang yang melaksanakan peluncuran manajemen talenta di awal tahun 2026. Menurutnya, komitmen tersebut mencerminkan kesiapan daerah untuk bergerak cepat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan daya saing birokrasi.
Gubernur Banten Andra Soni yang turut hadir menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kecepatan pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat. Kecepatan tersebut, menurutnya, harus didukung oleh ASN yang profesional dan dikelola secara objektif melalui penerapan sistem merit.
Sementara itu, Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyampaikan bahwa peluncuran manajemen talenta menjadi tonggak penting perubahan tata kelola pemerintahan di Kota Serang. Manajemen talenta dipandang sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan kinerja ASN sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Menutup arahannya, Kepala BKN berharap keberhasilan implementasi manajemen talenta di Kota Serang dapat menjadi contoh dan pemicu bagi daerah lain, khususnya di wilayah Provinsi Banten dan Jawa Barat, untuk segera mengimplementasikan manajemen talenta secara konsisten dan berkelanjutan. Kantor Regional III BKN berkomitmen untuk terus mengawal dan memperkuat sinergi pusat dan daerah demi terwujudnya birokrasi ASN yang profesional dan berkelas dunia. tes

