Bandung – Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyelenggarakan kegiatan Tarhib Ramadan 1447 H pada Kamis, 12 Februari 2026, pukul 11.00 WIB di Aula Rama Shinta. Kegiatan ini menjadi momentum menyambut datangnya bulan suci Ramadan sekaligus memperkuat nilai spiritual, kebersamaan, dan integritas pegawai di lingkungan Kanreg III BKN.


Ketua panitia kegiatan Ramadan, Iwan Sopandi, dalam laporannya menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Ramadan tahun ini terselenggara atas dukungan seluruh pegawai Kanreg III BKN. Sebelumnya telah dilaksanakan bazar UMKM, dan selama bulan Ramadan akan digelar berbagai kegiatan seperti tadarus Al-Qur’an serta kajian ba’da dzuhur. “Kami mengundang seluruh pegawai untuk mengikuti rangkaian kegiatan Ramadan. Mari kita manfaatkan bulan yang penuh berkah ini untuk memperbaiki diri dengan keikhlasan, istiqamah, dan ilmu yang bermanfaat di dunia dan akhirat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pembacaan Surat Keputusan Pegawai Teladan Triwulan IV. Kepala Bagian Tata Usaha Kanreg III BKN, Delpa Nopri Kasmi, menyampaikan bahwa proses penilaian telah dilakukan secara objektif melalui portofolio, prestasi, inovasi, keterlibatan dalam tim kerja, penilaian atasan langsung, serta capaian kinerja. Dari tujuh nominasi yang ditetapkan, penghargaan Pegawai Teladan Triwulan IV diraih oleh Gayuh Tentri.

Kepala Kantor Regional III BKN, Wahyu, dalam sambutannya menjelaskan bahwa “Tarhib” berarti menyambut dengan penuh kegembiraan. Ia mengajak seluruh pegawai untuk memanfaatkan bulan Ramadan secara maksimal, mengingat tidak ada jaminan setiap insan akan kembali bertemu dengan Ramadan di tahun berikutnya. “Kita perlu menjaga hablumminallah dan hablumminannas. Isi Ramadan dengan memperbanyak ibadah, menjaga hati, membaca Al-Qur’an hingga khatam, serta menjaga kesehatan agar tetap produktif,” pesannya.
Lebih lanjut, Wahyu juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan loyalitas sebagai ASN, serta terus berinovasi meskipun dimulai dari hal-hal kecil. Menurutnya, setiap pegawai harus menjadi role model dalam kinerja dan perilaku, sehingga nilai ibadah tidak hanya tercermin dalam ritual, tetapi juga dalam kontribusi nyata kepada organisasi dan masyarakat.

Kegiatan Tarhib Ramadan ditutup dengan kultum yang disampaikan oleh Ayi Tatang Kusnadi, yang mengajak seluruh pegawai untuk menyambut Ramadan dengan penuh kebahagiaan dan mengubah pola pikir bahwa Ramadan bukanlah beban, melainkan kesempatan meningkatkan ketakwaan. Ia menekankan bahwa setiap kebaikan yang dilakukan di bulan Ramadan akan dilipatgandakan pahalanya, sehingga momentum ini perlu dipersiapkan secara mental dan spiritual.
Melalui kegiatan Tarhib Ramadan 1447 H ini, semoga seluruh pegawai dapat menyambut bulan suci dengan semangat pembaruan diri, memperkuat nilai keimanan, serta meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan publik secara berkelanjutan.tes

